Rabu, 07 Desember 2011

RAGAM CINTA DALAM QURAN



Siapa orang yang tidak pernah jatuh cinta? Indah berbunga-bunga atau berdebar-debar. berbagai ragam cinta ternyata dalam bahasa Arab memiliki 60 jenis istilah cinta, seperti isyqun (asyik),
hilm, gharam (asmara), wajd, syauq, lahf dan sebagainya qur'an menyebutnya seperti:

pertama. Cinta mawaddah (Q/30:31) adalah jenis cinta menggebu-gebu, membara dan nggemesi. Orang yang memiliki cinta jenis mawaddah maunya selalu berdua, enggan berpisah dan selalu
ingin memuaskan dahaga cintanya.

kedua. Cinta Rahmah (Q/30:31) adalah jenis cinta yang penuh kasih sayang, lembut, siap berkorban dan siap melindungi. Orang yang memiliki cinta rahmah ini lebih memperhatikan orang yang dicintainya dibanding terhadap diri sendiri.

ketiga. Cinta mail adalah jenis cinta yang untuk sementara sangat membara sehingga menyedot seluruh perhatian hingga hal-hal lain kurang diperhatikan. Cinta mail dalam qur'an disebut dalam konteks orang poligami yaitu ketika sedang jatuh cinta kepada yang lebih muda (an tamilu kulla
al mail) cenderung mengabaikan kepada istri tua.

keempat. Cinta Syaghaf adalah cinta yang salangat mendalam, alami, orisinal dan memabukkan. Orang yang terserang cinta jenis syaghaf (qad syaghafaha hubba) bisa seperti orang gila, lupa
diri hampir tak menyadari apa yang dilakukan. qur'an menggunakan term syaghaf mengisahkan cinta Zulaikha kepada Nabi Yusuf AS.

kelima. Cinta Ra'fah yaitu rasa kasih yang dalam hingga mengalahkan norma-norma kebenaran. Misalnya kasihan kepada anak sehingga tidak tega membangunkan untuk shalat subuh, membelanya mesti salah. Qur'an menyebutkan term ini agar janganlah cinta ra'fah menyebabkan orang tidak menegakkan hukum Allah SWT, dalam hal ini kasus hukuman bagi pezina (Q/24:2)

keenam. Cinta Shobwah yaitu cinta buta, cinta yang mendorong perilaku menyimpang tanpa sanggup mengelak. Qur'an menyebut term ini ketika mengisahkan nabi Yusuf berdoa agar dipisahkan dengan Zulaikha namun Nabi Yusuf tergelincir dalam perbuatan bodoh (wa illa tashrif'anni kaidahunna ashbu ilaihinna wa akun min aljahilin (Q/12:33 ketujuh. Cinta Syauq (rindu) term ini bukan dari Qur'an tapi hadist yang menafsirkan Quran.

Dalam surat al-ankabut ayat 5 dikatakan barangsiapa rindu berjumpa Allah SWT waktunya pasti akan tiba. kalimat kerinduan ini diungkapkan dalam doa ma'tsur dari hadist ahmad: wa as'aluka ladzzata an andzori ila wajhika wa as syauqa ila liqa'ika. "Aku mohon dapat merasakan
nikmatnya mamandang wajah-Mu dan nikmatnya kerinduan untuk berjumpa denganMu"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Out of Comfort Zone

Bismillah Sebagai warganet, sulit rasanya untuk tidak terlibat, setidaknya ikut beropini dalam kejadian-kejadian yang ramai diberitakan...