Negeri kita sedang dalam keadaan
krisis multidimensi, dari
moneter, ekonomi, politik dan
sekarang
sosial. Dalam keadaan seperti ini mestinya rakyat dan
pemimpin bersatu padu berjuang untuk bisa keluar
dari krisis itu; mengencangkan ikat pinggang, mengedepankan
persamaan dan membelakangkan perbedaan. Sayang,
yang dilakukan justeru
sebaliknya, perselisihan difasilitasi,
aji mumpung
disosialisasi, keputusan besar yang bisa menentukan arah sejarah bangsa ditunda-
tunda. Lebih parah lagi masyarakat disuguhi adegan nasional pesta joged
dangdut dan pameran aurat primitip setiap malam, seakan bangsa ini sedang bersuka ria menyambut kemenangan. Subhanallah!
