Jumat, 16 Maret 2012

KHUTBAH JUM'AT : Enam Pertanyaan Al-Ghazali


إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ نَبِيَّ وَلاَ رَسُوْلَ بَعْدَهُ، رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ وَيَسِّرْ لِيْ أَمْرِيْ وَاحْلُلْ 
عُقْدَةً مِنْ لِسَانِيْ يَفْقَهُوْا قَوْلِيْ.
اللهمّ صل وسلم وبارك على سيدنا وحبيبنا محمد وعلى اله واصحابه ومن تبعهم باحسان الى يوم الدين
فياعباد الله أوصيكم وإياي بتقوى الله فقد فاز المتقون, وقال الله تعالى فى القرأن العظيم كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ الله العلي العظيم

Hadirin Jama’ah Jum’ah yang dimuliakan Allah
Pertama dan yang paling utama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan nikmat kepada kita semua, bukan saja nikmat sehat wal'afiat juga nikmat Iman Islam serta Ihsan, sehingga pada siang yang cerah ini kita dapat menunaikan ibadah sholat jum'at berjama'ah di masjid yang mulia ini.

Senin, 12 Maret 2012

TAUBAT SEORANG WANITA BUTA

       Saleh Al-Muri bercerita, bahwa dia pernah melihat seorang perempuan tua memakai baju kasar di Mihrab Daud Alaihissalam.
       Perempuan yang telah buta matanya itu sedang mengerjakan sholat sambil menangis terisak-isak. Setelah selesai sholat dia mengangkat wajahnya ke langit dan berdoa :
       "Wahai Tuhan Engkaulah tempatku memohon dan Pelindungku dalam hidup. Engkaulah penjamin dan pembimbingku dalam mati. Wahai Yang Maha Mengetahui perkara yang tersembunyi dan rahasia, serta setiap getaran batin tidak ada Raja bagiku selain Engkau yang kuharap dapat menghindarkan bencana yang dahsyat."

Minggu, 11 Maret 2012

MEMBUKA PINTU SORGA

Tidak seperti biasanya, hari itu Ali bin Abi Thalib pulang lebih sore menjelang asar. Fatimah binti Rasulullah menyambut kedatangan suaminya yang sehari suntuk mencari rezeki dengan sukacita. Siapa tahu Ali membawa uang lebih banyak karena kebutuhan di rumah makin besar. 

SALMAN AL-FARISI RADHIYALLAHU 'ANHU



Dari Persi datangnya pahlawan kali ini. Dan dari Persi pula Agama Islam nanti dianut oleh orang-orang Mu'min yang tidak sedikit jumlahnya, dari kalangan mereka muncul pribadi-pribadi istimewa yang tiada taranya, baik dalam bidang kedalam ilmu pengetahuan dan ilmuan dan keagamaan, maupun keduniaan.

Dan memang, salah satu dari keistimewaan dan kebesaran al-Islam ialah, setiap ia memasuki suatu negeri dari negeri-negeri Allah, maka dengan keajaiban luar biasa dibangkitkannya setiap keahlian,  digerakkannya  segala  kemampuan  serta  digalinya bakat-bakat terpendam dari warga dan penduduk negeri itu, hingga  bermunculanlah  filosof-filosof  Islam,  dokter-dokter Islam, ahli-ahli falak Islam, ahli-ahli fiqih Islam, ahli-ahli ilmu pasti Islam dan penemu-penemu mutiara Islam .

Selasa, 28 Februari 2012

PENYULUH AGAMA ISLAM SEBAGAI KONSELOR RUHANI



Oleh: Didin Fahrudin, S.Sos.I.
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Astanajapura

Banyak kalangan masih menganggap bahwa kondisi  masyarakat kita masih dalam keadaan sakit, masih dalam keadaan krisis, terutama krisis akhlaq, krisis moral dan krisis budi pekerti. Kasus-kasus kriminalitas yang ramai diberitakan media, seperti pencurian, perampokan, pembunuhan, perselingkuhan, penyalahgunaan narkoba, tawuran, minuman keras, dan korupsi menghiasi pemberitaan baik itu di media massa cetak maupun elektronik. Indikator inilah yang membuat  beberapa kalangan meyakinkan dirinya bahwa, masyarakat kita masih belum sehat wal afiat.

Selasa, 21 Februari 2012

Pentingnya Menghafal Al-Qur’an





     1.      Menjaga kemutawatiran Al-Qur’an
Al-Qur’an bisa sampai pada kita karena adanya usaha dari para sahabat, tabi’in, tabi’it tabi’in dan para ulama dalam menghafal Al-Qur’an. Rasulullah menerima wahyu dari Allah dengan cara menghafalkannnya.

2.      Meningkatkan kualitas umat.
Umat Islam telah dibekali oleh Allah SWT suatu mukjizat yang sangat besar, yaitu Al-Qur’an. Ia merupakan sumber ilmu dan petunjuk bagi manusia. Tidak terangkat kualitas umat ini kecuali dengan Al-Qur’an.
“ Sesungguhnya telah Kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada memahaminya?” (QS. 21: 10)
Pertanyaannya : MAMPUKAH KITA MENGGALI POTENSI YANG YANG SANGAT BESAR INI? Padahal Allah telah memberikan kemudahan kepada kita, “Sungguh telah Kami mudahkan Al-Qur’an itu mempelajarinya, menghafalkannya, dan mentadabburkannya …” (QS. 54 :17, 22, 23, 40)

3.      Menjaga Terlaksananya Sunah-Sunah Rasulullah SAW
Menceritakan bagaimana panjangnya shalat Rsaulullah SAW.
“Sesungguhnya panjang shalat seseorang dan pendek khutbahnya merupakan tanda kepahaman diennya.” (HR. Muslim)

4.      Menjauhkan mu’min dari aktivitas laghwu (tidak ada nilainya di sisi Allah)
Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang khusyu dalam shalatnya dan menjauhkan diri dari yang laghwu.” (QS. 23 : 1-3)
Banyak cara yang dapat kita lakukan agar kita terhindar dari laghwu. Salah satunya adalah mengisi waktu kita dengan membaca, dan menghafalkan Al-Qur’an.

5.      Melestarikan Budaya Salafus Shalih
Banyak para ulama yang hafal Al-Qur’an pada saat usia mereka belum baligh, seperti Imam Syafi’I yang hafal Al-Qur’an pada usia 7 tahun dan Imam Malik hafal Al-Qur’an pada usia 10 tahun.

Senin, 20 Februari 2012

Abdullah bin Ummi Maktum


Seri Sahabat Rasul
"Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling, karena telah datang seorang buta kepadanya. Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa). atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran lalu pengajaran itu memberi manfa'at kepadanya? Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup, maka kamu melayaninya. Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman). Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran), sedang ia takut kepada (Allah), maka kamu mengabaikannya. Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Rabb itu adalah suatu peringatan, maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya." ('Abasa 1-2)

Menurut beberapa orang Ahli tafsir, 7 ayat-ayat tersebut diturunkan berkenaan dengan Ibnu Ummi Maktum.

Siapakah dia dan darimana asal-usulnya? Apakah  ia mempunyai kedudukan sosial dalam kabilah Arab atau tengah-tengah kaum Quraisy? Apakah ia tergolong salah seorang penyair tenar yan suaranya berkumandang di Suuq 'Ukazh, mendeklamasikan kepahlawanan dan keutamaan suatu kabilah, lalu suaranya itu terdengar ke sana kemari, menjadi pembicaraan orang ramai? Atau, barangkali ia seorang ahli perang yang berani dan pahlawan yang tak terkalahkan di medan laga, yang dijagokan para penyair dalam syairnya? Atau, ia termasuk salah seorang tokoh yang berpikiran cerdik dan jenius, suara dan caranya diterima serta dihargai para tokoh Arab dan penguasanya?

HADITS DAKWAH PERTEMUAN KE 11

HADITS HADITS TENTANG KEUTAMAAN DAKWAH HADITS HADITS YANG BERKAITAN DENGAN KEUTAMAAN DAKWAH   A.     Dakwah adalah Muhimmatur Rus...